Teknik Industri.
Ya, jurusan ini dulu memang bukan keinginan saya. Setelah lulus SMA, yang ada di benak saya hanya ingin masuk jurusan Ilmu Komunikasi. Namun saya pikir, sangat disayangkan belajar ilmu alam selama 3 tahun (dengan efek samping : mual, pusing-pusing, mata berkunang-kunang) kalau akhirnya masuk kuliah di jurusan ilmu sosial. Akhirnya pilihan pertama di formulir SNMPTN, formulir UM UNDIP, formulir PMDK UNDIP, dan formulir UM UGM semua terisi oleh TEKNIK INDUSTRI. Kalau boleh jujur, saat itu saya tidak tahu apa itu jurusan teknik industri, hahaha *tolol. Benar-benar blank tentang jurusan itu. Dengan modal nekat, ikutlah saya di tes-tes masuk perguruan tinggi. Sudah banyak tes masuk yang saya ikuti, tapi sayangnya tak ada satupun yang nyangkut, ckck. Hingga akhirnya saya mencoba peruntungan terakhir lewat jalur swadana di UNS. Haaaaa.. dan akhirnya tembus juga, walaupun harus membuat tabungan orangtua saya “menipis”.
Agustus 2008, masuk dunia perkuliahan, saya temukan dunia baru. Dari mulai teman yang beraneka ragam, mulai dari fisik, daerah asal, bahkan karakteristik yang berbeda-beda. Awalnya memang agak sulit beradaptasi dengan kehidupan baru, tapi lama kelamaan bisa menghangat dan akhirnya sampai saat ini (2011, semester 6) kita menjadi suatu keluarga besar. Tau mana yang yang sifatnya pendiam, begitu pemikir, atau bahkan tau mana yang punya selera humor tinggi. Susah senang kita hadapai bersama. Jalan-jalan ke Bali bareng, kunjungan industri ke Surabaya bareng, ngerjain tugas bareng, nyontek bareng, nyanyi-nyanyi bareng, pusing karena laporan praktikum bareng, sabtu minggu ngendon di lab bareng-bareng, semua yang susah bisa dibuat senang.
Yap, semua berkumpul di Teknik Industri 2008 Unviersitas Sebelas Maret.
Yap, semua berkumpul di Teknik Industri 2008 Unviersitas Sebelas Maret.
mereka menemaniku berjalan menuju masa depan
I love them. TI UNS 08


No comments:
Post a Comment