Tuesday, March 22, 2011

Tentang Hidup

Fenomena kehidupan itu beraneka rasa
Ada yang membuat senyum mengembang
Ada yang membuat air mata terurai
Ada yang membuat sakit di setiap aliran darah
Disaat hati tergores, sedikit saja
Pun bisa meracuni kehidupan yang lain
Tak tahu apakah yang di luar tahu apa yang berada di dalam
Mungkin memang hanya bisa memandang kulit ari
Menebak-nebak yang tak diketahui
Menerka yang tak mengerti pasti

Ingin rasanya kembali saat menangis pertama kali
Saat melihat dunia pertama kali
Saat melihat dua orang yang paling dicintai pertama kali pula
Serasa seperti kapas
Putih, ringan, tanpa beban
Namun itu hanya asa yang pasti tak akan terwujud
Hidup untuk belajar, atau belajar untuk hidup?
Hidup untuk belajar memahami diri
Dan belajar untuk memahami hidup
Berat memang, butuh hati dan jiwa yang sekuat baja
Namun apa daya, masih belum semampu itu
Apabila berdiri sendiri tanpa tiang
Tidak, tidak akan mampu
Dimana tiang-tiang itu yang bisa membantuku?
Harus mencari kemana?
Karena mau tak mau harus bisa berdiri melawan segala rintangan
Jika tak kunjung ditemukan, berikan makna hidup di sisa hidupku, Tuhan

 
See, tentang hidup memang pantas direnungkan

Saturday, March 19, 2011

my new blog


Ahaaa… Akhirnya saya punya blog juga
Sebenernya saya sudah lama punya keinginan bikin blog, tapi kadang tidak tau apa yang akan saya tulis nantinya
Karena “blog” menjadi salah satu syarat dari mata kuliah saya, maka mau tidak mau sekarang saya bikin blog deh :p
Mau nulis apa yaa? Hahaha
*pikirpikirpikir*
Tapi yang jelas, blog ini bakal menjadi “tempat sampah saya yang baru”
Tempat untuk menuangkan segala kreasi saya
Tempat untuk membuang keluh kesah saya
Okee.. mari kita nge-blog :)

being an industrial engineering

Teknik Industri.

Ya, jurusan ini dulu memang bukan keinginan saya. Setelah lulus SMA, yang ada di benak saya hanya ingin masuk jurusan Ilmu Komunikasi. Namun saya pikir, sangat disayangkan belajar ilmu alam selama 3 tahun (dengan efek samping : mual, pusing-pusing, mata berkunang-kunang) kalau akhirnya masuk kuliah di jurusan ilmu sosial. Akhirnya pilihan pertama di formulir SNMPTN, formulir UM UNDIP, formulir PMDK UNDIP, dan formulir UM UGM semua terisi oleh TEKNIK INDUSTRI. Kalau boleh jujur, saat itu saya tidak tahu apa itu jurusan teknik industri, hahaha *tolol. Benar-benar blank tentang jurusan itu. Dengan modal nekat, ikutlah saya di tes-tes masuk perguruan tinggi. Sudah banyak tes masuk yang saya ikuti, tapi sayangnya tak ada satupun yang nyangkut, ckck. Hingga akhirnya saya mencoba peruntungan terakhir lewat jalur swadana di UNS. Haaaaa.. dan akhirnya tembus juga, walaupun harus membuat tabungan orangtua saya “menipis”.

Agustus 2008, masuk dunia perkuliahan, saya temukan dunia baru. Dari mulai teman yang beraneka ragam, mulai dari fisik, daerah asal, bahkan karakteristik yang berbeda-beda. Awalnya memang agak sulit beradaptasi dengan kehidupan baru, tapi lama kelamaan bisa menghangat dan akhirnya sampai saat ini (2011, semester 6) kita menjadi suatu keluarga besar. Tau mana yang yang sifatnya pendiam, begitu pemikir, atau bahkan tau mana yang  punya selera humor tinggi. Susah senang kita hadapai bersama. Jalan-jalan ke Bali bareng, kunjungan industri ke Surabaya bareng, ngerjain tugas bareng, nyontek bareng, nyanyi-nyanyi bareng, pusing karena laporan praktikum bareng, sabtu minggu ngendon di lab bareng-bareng, semua yang susah bisa dibuat senang.

Yap, semua berkumpul di Teknik Industri 2008 Unviersitas Sebelas Maret.



mereka menemaniku berjalan menuju masa depan
I love them. TI UNS 08